Komitmen pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kualitas pendidikan tercermin dari berbagai kebijakan strategis, salah satunya adalah pembaruan pada Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Kini, Materi PPG Bertambah dengan substansi yang lebih komprehensif, dirancang khusus untuk melahirkan guru-guru yang tidak hanya profesional dalam mengajar, tetapi juga memiliki kualitas hidup dan kesejahteraan yang lebih baik. Langkah ini menjadi fondasi penting bagi kemajuan sistem pendidikan nasional.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, pada tanggal 3 November 2024, mengumumkan bahwa penambahan materi ini bertujuan untuk memperkuat empat kompetensi inti guru: kepribadian, pedagogi, sosial, dan profesional. Fokusnya adalah memastikan setiap guru memiliki bekal yang utuh, tidak hanya dalam menyampaikan ilmu pengetahuan tetapi juga dalam membentuk karakter dan membimbing peserta didik. Materi PPG Bertambah ini diharapkan dapat membekali guru dengan keterampilan yang relevan dengan tantangan pendidikan abad ke-21.
Penambahan materi yang signifikan meliputi bimbingan dan konseling, serta nilai-nilai pendidikan. Integrasi materi bimbingan dan konseling akan memungkinkan guru untuk lebih peka terhadap kebutuhan emosional dan psikologis siswa, serta memberikan dukungan yang tepat. Sementara itu, penekanan pada nilai-nilai pendidikan akan memperkuat peran guru sebagai teladan dan pembentuk moral bangsa. Perubahan kurikulum PPG ini merupakan hasil evaluasi mendalam dan masukan dari berbagai pakar pendidikan.
Mendikdasmen juga menekankan tiga prasyarat utama untuk menciptakan guru yang profesional dan sejahtera: Program PPG yang berkualitas, sertifikasi guru, dan peningkatan kesejahteraan guru. PPG sendiri merupakan program berdurasi dua semester atau satu tahun akademik, dengan biaya yang disesuaikan untuk memastikan aksesibilitas bagi calon guru. Investasi ini diharapkan akan kembali dalam bentuk peningkatan kualitas pengajaran di kelas dan peningkatan output lulusan yang lebih kompeten.
Selain penambahan materi, pemerintah juga berupaya meningkatkan dukungan infrastruktur dan akses teknologi bagi guru. Pada hari Senin, 19 Mei 2025, Kementerian Keuangan dalam rapat koordinasi lintas sektoral, menyetujui alokasi anggaran tambahan untuk pengembangan program PPG dan peningkatan fasilitas pelatihan guru. Data dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada awal tahun 2025 juga mencatat adanya peningkatan animo calon guru untuk mengikuti program PPG setelah adanya pembaruan materi dan janji peningkatan kesejahteraan. Dengan demikian, Materi PPG Bertambah ini tidak hanya sekadar perubahan kurikulum, tetapi merupakan investasi besar bagi masa depan pendidikan di Indonesia, demi terciptanya generasi guru yang unggul dan sejahtera.
