Kepulauan Maluku sejak lama telah menjadi gudang atlet tangguh bagi Indonesia, terutama dalam olahraga yang mengandalkan kontak fisik dan ketahanan mental. Kini, upaya untuk menemukan kembali Talenta Emas Maluku difokuskan pada cabang olahraga gulat. Karakter masyarakat Maluku yang dikenal pemberani, memiliki tulang yang kuat, dan daya juang tinggi adalah modal dasar yang tak ternilai harganya. Para pengurus olahraga di sini yakin bahwa dengan sentuhan teknik yang tepat, pemuda-pemuda Maluku bisa menjadi penguasa matras gulat di level nasional maupun internasional. Ini adalah gerakan untuk menggali kembali permata tersembunyi dari timur Indonesia untuk kejayaan olahraga nasional.
Strategi yang diterapkan melalui cara PGSI Maluku dalam melakukan pencarian bakat tergolong sangat unik dan adaptif dengan kondisi geografis wilayah. Bukannya menunggu atlet datang ke sasana di pusat kota, pengurus dan pelatih justru melakukan ekspedisi ke pulau-pulau kecil untuk melakukan pemantauan langsung. Mereka melihat bagaimana kehidupan sehari-hari anak muda di sana yang terbiasa dengan aktivitas fisik berat. Strategi ini melibatkan pendekatan kepada tokoh masyarakat dan keluarga untuk memberikan pemahaman bahwa bakat alami anak-anak Maluku bisa dikembangkan menjadi karier profesional yang menjanjikan lewat gulat, asalkan dibina dengan sistem yang benar dan terukur di bawah naungan organisasi resmi.
Salah satu metode yang paling efektif adalah bagaimana tim pemandu bakat mampu untuk temukan kekuatan alami dari kebiasaan tradisional masyarakat setempat. Anak-anak di Maluku yang terbiasa berenang, mendayung perahu, dan membantu aktivitas orang tua secara fisik memiliki otot inti (core muscle) yang sangat stabil. Kekuatan alami ini sangat dicari dalam olahraga gulat, di mana stabilitas tubuh dan daya ledak menjadi kunci untuk melakukan bantingan. Dengan memberikan arahan teknik mengenai cara mengunci dan menjatuhkan lawan secara aman, kekuatan mentah tersebut dapat diubah menjadi senjata mematikan di arena pertandingan, menjadikan pegulat Maluku sosok yang sangat disegani karena tenaga alaminya yang besar.
Pendekatan pencarian bakat yang dilakukan langsung dari pesisir pantai memberikan keuntungan tersendiri. Lingkungan pesisir menciptakan atlet yang memiliki pernapasan yang kuat dan ketahanan terhadap cuaca ekstrem. Banyak atlet hebat Maluku yang mengawali latihan mereka di atas pasir pantai sebelum mengenal matras karet yang empuk. Latihan di pasir justru membantu melatih otot-otot kecil di kaki yang sangat berguna untuk keseimbangan saat bertanding. Maluku ingin menunjukkan bahwa keterbatasan fasilitas di daerah terpencil bukanlah penghalang, melainkan tantangan yang bisa membentuk mentalitas juara yang lebih keras dibandingkan mereka yang berlatih dengan fasilitas serba mewah di kota besar.
