Rahasia Memisahkan Tangan Lawan Agar Teknik Submission Berhasil

Bagi banyak pegulat, tangan lawan sering kali menjadi rintangan paling sulit untuk ditembus, terutama ketika lawan memiliki pertahanan turtle atau closed guard yang sangat rapat. Mengetahui rahasia memisahkan tangan lawan merupakan keahlian tingkat tinggi yang memungkinkan seorang petarung untuk membongkar pertahanan paling kokoh sekalipun. Tangan adalah garis pertahanan pertama manusia; mereka melindungi leher dari cekikan dan melindungi wajah dari serangan. Jika Anda gagal memisahkan kedua tangan lawan yang saling bertautan, maka peluang Anda untuk mendapatkan submission yang bersih akan tertutup rapat oleh kekuatan defensif lawan.

Salah satu rahasia utama terletak pada penggunaan hukum pengungkit pada pergelangan tangan, bukan pada lengan secara keseluruhan. Untuk memecah kaitan tangan lawan, Anda harus menyerang titik paling lemah dari kaitan tersebut, yaitu bagian ibu jari. Dengan memutar pergelangan tangan lawan ke arah ibu jari mereka, kaitan sekuat apa pun akan lebih mudah terbuka. Inilah rahasia memisahkan tangan yang sering diabaikan oleh pemula yang justru mencoba menarik lengan lawan secara lurus. Dengan memberikan sedikit rotasi dan tekanan pada sudut yang tepat, kaitan tangan lawan akan terlepas dengan sendirinya tanpa perlu mengeluarkan tenaga yang meledak-ledak.

Selain manipulasi sendi, penggunaan kaki untuk membantu proses pemisahan adalah taktik yang sangat cerdas. Dalam posisi mount, Anda bisa menggunakan lutut Anda untuk “mengikis” tangan lawan yang menempel di dada mereka. Dorong lutut Anda di antara kedua lengan mereka untuk menciptakan ruang. Begitu celah tercipta, segera masukkan tangan Anda untuk melakukan isolasi permanen. Menerapkan rahasia memisahkan tangan dengan bantuan anggota tubuh yang lebih kuat (kaki) akan memberikan rasio keberhasilan yang jauh lebih tinggi. Ingatlah bahwa lengan lawan mungkin kuat, namun mereka tidak akan pernah bisa menang melawan kekuatan dorongan panggul dan kaki Anda.

Setelah tangan berhasil dipisahkan, Anda tidak boleh memberikan ruang sedikit pun bagi mereka untuk kembali bersatu. Gunakan tubuh Anda untuk menghalangi jalur kembalinya tangan tersebut. Konsistensi dalam menjaga jarak antar tangan lawan adalah inti dari rahasia memisahkan tangan yang sukses. Dari posisi ini, kuncian seperti kimura, americana, atau arm triangle menjadi sangat mudah untuk dieksekusi. Pertandingan akan berakhir bukan karena Anda lebih kuat, tetapi karena Anda tahu bagaimana cara membedah pertahanan lawan secara anatomi, langkah demi langkah, hingga mereka tidak memiliki pilihan lain selain menyerah atau menanggung risiko cedera sendi.