Program modernisasi alat yang sedang dijalankan mencakup pengadaan matras standar federasi internasional, alat beban yang didesain khusus untuk mekanika bela diri, hingga sistem perekaman video untuk analisis teknik. Penggunaan peralatan yang mutakhir sangat penting untuk memastikan bahwa setiap sesi latihan yang dijalankan oleh para atlet memiliki akurasi yang tinggi. Misalnya, penggunaan boneka latihan (dummy) dengan distribusi berat yang proporsional memungkinkan atlet untuk melatih bantingan berkali-kali tanpa harus membebani rekan berlatih. Hal ini sangat efektif untuk meningkatkan memori otot dan ketajaman teknik sebelum mereka terjun ke pertandingan yang sesungguhnya di atas matras resmi.
Langkah strategis organisasi PGSI di wilayah Maluku ini juga mencakup pemanfaatan teknologi untuk memantau kondisi fisik atlet secara harian. Penggunaan alat sensor denyut jantung dan pemantau kelelahan otot membantu pelatih dalam menyusun program latihan yang spesifik bagi setiap individu. Dengan data yang akurat, risiko cedera akibat latihan yang berlebihan (overtraining) dapat dihindari secara maksimal. Maluku ingin membuktikan bahwa keterbatasan jarak dari ibu kota tidak menjadi penghalang untuk menerapkan sport science dalam proses pembinaan. Dengan alat yang modern, proses adaptasi atlet daerah terhadap standar kompetisi global akan berjalan jauh lebih cepat dan terukur.
Ambisi untuk kembali dominasi panggung olahraga nasional kini didukung oleh kepercayaan diri para atlet yang semakin meningkat. Merasakan pengalaman berlatih dengan peralatan yang sama dengan yang digunakan oleh tim nasional di pusat pelatihan utama memberikan dorongan moral yang sangat besar. Para atlet Maluku kini merasa lebih dihargai dan didukung penuh oleh organisasinya, sehingga motivasi untuk memberikan hasil terbaik bagi daerah semakin berkobar. Persaingan di level nasional diprediksi akan semakin ketat dengan bangkitnya kekuatan dari timur yang kini sudah dibekali dengan persenjataan latihan yang jauh lebih lengkap dan profesional dari tahun-tahun sebelumnya.
Cabang olahraga gulat di wilayah ini diproyeksikan akan menjadi penyumbang medali utama bagi kontingen daerah dalam ajang multi-event mendatang. Fokus pada kualitas pembinaan yang didukung fasilitas modern menjadi kunci untuk memutus dominasi atlet-atlet dari wilayah barat. Selain untuk atlet elit, fasilitas baru ini juga diharapkan dapat menarik minat generasi muda Maluku untuk mulai menekuni olahraga bela diri dengan cara yang benar. Semakin banyak bibit muda yang berlatih dengan peralatan standar sejak awal, semakin besar peluang daerah untuk memiliki stok pemain berbakat yang melimpah dan siap diterjunkan dalam berbagai kategori kelas berat maupun ringan.
