Membangun kesadaran masyarakat terhadap olahraga gulat memerlukan pendekatan yang kreatif dan inklusif, terutama di wilayah kepulauan seperti Maluku. Pengurus daerah menyadari bahwa sebuah kejuaraan tidak akan memiliki gaung yang besar jika tidak mendapatkan dukungan penuh dari penduduk lokal. Oleh karena itu, dikembangkanlah sebuah strategi khusus tentang cara Bangun Identitas Event yang paling efektif untuk menyatukan visi antara prestasi olahraga dan kebanggaan komunitas. Melalui pendekatan yang bersifat kekeluargaan dan budaya, olahraga gulat yang selama ini mungkin dianggap asing mulai diperkenalkan kembali sebagai bagian dari semangat juang anak negeri.
Salah satu langkah paling menonjol yang dilakukan oleh pihak PGSI Maluku adalah dengan menyisipkan unsur kearifan lokal dalam setiap penyelenggaraan turnamen. Masyarakat tidak hanya diposisikan sebagai penonton pasif, melainkan diberikan ruang untuk libatkan warga dalam berbagai peran strategis, seperti menjadi panitia pelaksana di bidang penyambutan tamu, penyedia akomodasi berbasis rumah warga, hingga pengisi acara kesenian saat pembukaan kejuaraan. Dengan keterlibatan langsung ini, warga merasa memiliki andil dalam kesuksesan acara tersebut, yang pada gilirannya akan menumbuhkan rasa memiliki yang kuat terhadap keberlangsungan olahraga gulat di daerah mereka.
Tujuan besar dari kolaborasi ini adalah untuk bangun identitas gulat yang khas dan berbeda dengan daerah lain di Indonesia. Maluku ingin setiap turnamen yang digelar memiliki atmosfer yang hangat, unik, dan sarat dengan nilai-nilai persaudaraan atau “Pela Gandong”. Identitas yang kuat ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi atlet-atlet dari luar daerah untuk datang dan bertanding di Maluku. Selain mengejar prestasi, para atlet juga akan mendapatkan pengalaman budaya yang sangat berkesan. Hal ini secara tidak langsung membantu meningkatkan sektor pariwisata daerah melalui kegiatan olahraga yang dikelola dengan semangat gotong royong warga.
Keberhasilan dalam Bangun Identitas Event yang berkarakter ini memberikan dampak positif bagi motivasi para atlet lokal. Mereka merasa bangga bertanding di depan publik sendiri yang memberikan dukungan luar biasa. Dukungan moral dari warga menjadi energi tambahan bagi para pegulat muda Maluku untuk memberikan yang terbaik di atas matras. Selain itu, dengan semakin populernya olahraga gulat di tengah masyarakat, proses pencarian bibit-bibit unggul menjadi lebih mudah karena banyak anak muda yang mulai tertarik untuk ikut berlatih di klub-klub lokal yang tersebar di berbagai pulau.
