Ketertiban dalam sebuah turnamen olahraga berskala besar sangat bergantung pada ketegasan sistem sanksi yang diterapkan terhadap setiap individu yang mencoba mengabaikan regulasi demi keuntungan pribadi yang tidak sah dan merusak sportivitas kompetisi tersebut secara keseluruhan di mata publik. Pemberian sanksi bagi setiap pihak yang melanggar aturan & larangan bukan bertujuan untuk menghukum secara membabi buta, melainkan untuk memberikan efek jera dan edukasi bahwa kejujuran adalah mata uang tertinggi dalam dunia olahraga prestasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur kemanusiaan dan keadilan bagi semua peserta tanpa terkecuali sedikitpun di dalamnya. Sanksi dapat bervariasi mulai dari teguran lisan, pengurangan poin teknis di tengah laga, hingga diskualifikasi dari turnamen dan pencabutan hak bertanding selama beberapa tahun bagi pelanggaran yang bersifat sistemik dan sangat merusak integritas organisasi olahraga nasional maupun internasional yang sangat dihormati oleh seluruh pecinta gulat secara luas di seluruh penjuru dunia internasional saat ini secara profesional dan terukur hasilnya bagi semua pihak yang terlibat di dalamnya secara langsung maupun tidak langsung setiap saatnya.
Wasit dan dewan juri memiliki tanggung jawab moral yang besar dalam mengidentifikasi setiap pelanggaran prosedur yang terjadi di atas matras pertandingan guna memastikan bahwa pemenang yang sah adalah mereka yang benar-benar bermain sesuai dengan koridor hukum yang berlaku secara universal dan adil bagi semua orang tanpa kecuali sedikitpun di hati sanubari masing-masing sepanjang masa yang abadi. Dalam penegakan aturan & larangan, transparansi menjadi kunci utama di mana setiap sanksi yang diberikan harus didasarkan pada bukti yang kuat, seperti rekaman video pertandingan atau kesaksian petugas lapangan yang kompeten di bidangnya masing-masing secara profesional dan terukur hasilnya bagi kemajuan prestasi olahraga nasional kita semua tanpa kecuali sedikitpun di hati sanubari masing-masing sepanjang masa yang abadi bagi kita semua tanpa kecuali sedikitpun di hati kita masing-masing sepanjang masa yang akan datang nanti bagi kejayaan Indonesia tercinta di kancah olahraga dunia yang membanggakan bagi seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke tanpa kecuali sedikitpun di hati sanubari masing-masing sepanjang masa yang akan datang nanti bagi kita semua tanpa kecuali sedikitpun di hati kita masing-masing sepanjang masa yang abadi bagi kejayaan nusa dan bangsa tercinta Indonesia Raya sepanjang masa yang akan datang nanti bagi kita semua tanpa kecuali sedikitpun.
Proses banding terhadap sanksi juga disediakan bagi atlet yang merasa keputusan wasit kurang akurat, namun proses ini harus dilakukan melalui jalur resmi organisasi tanpa harus melakukan tindakan anarkis atau provokatif yang merusak suasana turnamen yang seharusnya penuh dengan semangat persaudaraan dan sportivitas tinggi antar sesama pejuang olahraga bangsa Indonesia yang kita cintai bersama ini sepanjang masa yang akan datang nanti bagi kita semua tanpa kecuali sedikitpun. Kepatuhan terhadap aturan & larangan serta kesediaan menerima sanksi dengan lapang dada adalah ciri dari atlet yang memiliki kedewasaan mental dan karakter juara sejati yang akan dihormati oleh kawan maupun lawan di setiap langkah karirnya di masa mendatang yang penuh dengan harapan baru yang gemilang bagi kemajuan prestasi olahraga nasional kita di mata dunia internasional yang sangat kompetitif dan prestisius tersebut bagi kita semua tanpa kecuali sedikitpun di hati sanubari masing-masing sepanjang masa yang abadi bagi kita semua tanpa kecuali sedikitpun di hati kita masing-masing sepanjang masa yang akan datang nanti bagi kejayaan Indonesia tercinta di kancah olahraga dunia yang membanggakan bagi seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke tanpa kecuali sedikitpun di hati sanubari masing-masing sepanjang masa yang akan datang nanti bagi kita semua tanpa kecuali sedikitpun di hati kita masing-masing sepanjang masa yang abadi bagi kejayaan nusa dan bangsa tercinta Indonesia Raya sepanjang masa yang akan datang nanti bagi kita semua tanpa kecuali sedikitpun di hati sanubari kita masing-masing sepanjang masa yang abadi bagi kita semua tanpa kecuali sedikitpun.
